Berguru Di Tanah JAVA

November 23, 2008

Komputer Mati Mendadak

Filed under: Komputer

Gangguan pada komputer yg mati mendadak terbagi 2, gangguan pada system Hardware dan Software. Matinya komputer secara mendadak disebabkan oleh banyak hal antara lain :

1. Dari sisi software, system telah terinfeksi sejenis virus yg mengganggu system

Shoutdown, system restart serta adanya code malicious yaitu kode virus yg terus

menerus memanggil system komputer secara ilegal, sehingga komputer berjalan tanpa diperintah untuk melakukan perintah ilegal tersebut,

misalnya melakukan shoutdown dan restart. Ke dua system komputer corupt, disebabkan gagal startup dan recovery pada saat komputer baru dihidupkan,

hal tersebut disebabkan instalasi program (software) yg konflik dan

tidak kompatable dengan system komputer membuat system

komputer menjadi tidak stabil dan corupt

2. Dari sisi Hardware

Matinya komputer secara mendadak, pertama power supply sudah mau mati,

kedua kipas processor tidak berfungsi dengan baik, kadang hidup kadang mati,menyebabkan processor kepanasan sehingga respon dari

system bios yang disetting

pada temperatur tertentu segera merestart atau mematikan komputer

tujuannya supaya processor dan motherboard tidak terbakar,

hal ini telah menjadi standar keamanan yg telah dibuat para

produsen motherboard untuk keamanan PC.

Tips Memilih Komputer

Filed under: Komputer

Membeli komputer rakitan? Kenapa tidak?
Ada mitos, terutama bagi yang sangat awam, membeli komputer desktop rakitan, atau biasa disebut komputer Cap Jangkrik (karena pengguna sering mengumpat “Jangkrik!” kalau komputernya bermasalah), hanya akan menimbulkan masalah. Lebih baik membeli komputer bermerk, lebih bebas masalah.

Mitos tsb tidak selamanya benar. Asal kita teliti dan paham apa yang kita beli. Membeli komputer rakitan jelas lebih menguntungkan dari segi ekonomi dan lebih bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita.

Satu hal lagi, komputer bermerk (setenar apa pun merknya) pada dasarnya adalah komputer rakitan juga. Si pemilik merk tidak membuat sendiri komponen2 komputer tersebut melainkan membeli dari produsen komponen tapi kemudian dilabel dengan merk mereka.

Komponen utama perangkat komputer
Komponen utama dari perangkat komputer adalah:

* CPU (Central Processing Unit)
* Monitor
* Keyboard & Mouse
* Komponen pendukung seperti Printer, Scanner, Speaker dan sebagainya

Dari komponen2 tsb diatas, CPU memegang peranan terpenting dalam menentukan kinerja komputer tersebut.

CPU
Pada komputer desktop, biasanya CPU berwujud kotak yang cukup besar (dan lumayan berat). Dalam CPU terdapat komponen2 antara lain:

* Processor. Ini adalah “otak” dari sebuah komputer. Kecanggihan sebuah komputer diukur dari seberapa canggih processornya.
* Motherboard atau Mainboard. Bentuknya memang seperti “papan” dengan banyak sekali komponen elektronik. Semua komponen dari komputer akan terhubungkan ke motherboard ini.
* Memory. Tempat menyimpan sementara segala macam proses dan data. Kapasitasnya diukur dengan satuan Mega Bytes atau Giga Bytes.
* VGA Card. Komponen yang khusus mengolah tampilan grafis yang akan ditampilkan di layar monitor. Pada beberapa jenis motherboard, komponen ini sudah terintegrasi.
* Sound Card. Komponen yang khusus mengolah suara yang akan diperdengarkan melalui external speaker atau headphone. Motherboard generasi sekarang biasanya sudah mengintegrasikan komponen ini.
* Hard Disk. Merupakan media penyimpanan data secara permanen dan bisa kita akses kapan saja kita mau. Kapasitasnya diukur dalam satuan Giga Bytes
* Optical Drive. Gunanya untuk membaca (dan pada beberapa jenis, juga untuk menyimpan) data dalam bentuk CD atau DVD.
* Floppy Disk Drive. Apabila kita hendak menyimpan atau membaca data yang tersimpan dalam disket, maka komponen ini mutlak harus ada. Dewasa ini disket sudah jarang digunakan sehingga keberassan Floppy Disk Drive juga kurang diperlukan.
* Power Supply Unit (PSU). Ibarat jantung bagi tubuh kita. Komponen inilah yang memasok listrik ke semua komponen yang lain. Bisasnya saat kita membeli casing (kotak) CPU, di dalamnya sudah terdapat PSU ini.

Sebelum membeli komputer
Hal2 yg perlu dipertimbangkan sebelum membeli perangkat komputer (terutama komputer desktop rakitan):

* Kebutuhan atau kegunaan dari komputer tersebut
* Dana maksimal yang kita anggarkan

Kegunaan komputer
Identifikasi dulu komputer yang akan kita beli akan dipakai untuk apa, atau untuk menjalankan aplikasi apa saja. Kegunaan ini akan menentukan spesifikasi komputer yang akan kita beli.

Kalau hanya sekedar untuk pekerjaan kantor seperti mengetik surat, laporan, presentasi dan internet saja, sudah barang tentu akan membuang duit apabila kita membeli komputer dengan spesifikasi super canggih.

Tapi kegunaan yang lebih spesifik, untuk main game (misalnya), membutuhkan spesifikasi komponen yang berbeda lagi.

Jadi, kenali dulu kebutuhan anda.

Anggaran Dana
Setelah kegunaan komputer kita tentukan, kita harus menetapkan berapa maksimal dana yang akan kita anggarkan. Tentukan juga perangkat pendukung lain yang kita butuhkan.

Dana ini akan menentukan pada level mana perangkat komputer yang akan kita beli yang sesuai kegunaannya. Apakah low-end, mid-end, atau kah high-end?

November 15, 2008

Web Server

Filed under: Jaringan

Server World Wide Web berfungsi untuk menyediakan dokumen HTML yang kita buat. Tanpa server, tidak akan ada web dan tidak akan ada kebutuhan HTML lagi. Komunikasi antara browser ke server menggunakan http (Hypertext Transfer Protocol)
Perangkat lunak server World Wide Web tersedia dalam berbagai sistem komputer, dalam bentuk paket komersial maupun non komersial. beberapa diantaranya :

October 30, 2008

Topologi Jaringan

Filed under: Jaringan

1. Topologi Mesh
Dimana semua komputer saling terhubung, topologi ini hampir tidak dipakai karena terlalu sulit untuk ditangani

2. Topologi Bus
Topologi ini menggunakan kabel BNC dan pada kedua ujungnya harus diberi terminator. Topologi ini sederhana dan mudah ditangani, namun sekarang sudah banyak ditinggali karena jika satu node rusak maka keseluruhan jaringan akan terputus

3. Topologi Ring
Kabel yang digunakan pada topologi ini adalah jenis BNC, namun system dari jaringan topologi ini hampir sama denga topologi bus, karena sulit untuk dikembangkan maka topologi tersebut telah banyak ditinggalkan

4. Topologi Star
Toologi ini terhubung dengan satu pusat berupa hub atau switch, topologi ini menggunakan kabel RJ45.
Kelebihan :
* Fleksibel
* Pengembangan dan pengelolaan jaringan mudah
* Kerusakan atau perawatan yang dilakukan pada satu node tidak berpengaruh pada node yang lain

Pembagian Alamat IP

Filed under: Jaringan

Kelas Alamat IP

Kelas A
Digunakan untuk sedikit jaringan, namun setiap jaringan dapat memiliki jumlah node yang selalu sangat banyak. Bit pertama dari alamt IP kelas A selalu bernilai 0, bit kedua hingga ke-8 merupakan network ID dan sisanya merupakan host ID. Oleh karena itu bit pertama selalu bernilai 0 maka byte pertama dari alamat IP kelas A akan memiliki jangkauan 0 hingga 127, namun angka 0 tidak boleh dipergunakan untuk network ID dan angka 127 digunakan untuk keperluan loopback. Jadi pada dasarnya jangkauan alamat IP untuk kelas A adalah 1.xxx.xxx.xxx hingga 126.xxx.xxx.xxx. Jumlah alokasi alamat IP yang dapat ditampung kelas A adalah sebanyak 16.777.214

Kelas B
Digunakan untuk jaringan berukuran sedang. Dua bit pertama dari alamat IP kelas B selalu bernilai 1 dan 0 sehingga byte pertama alamat IP kelas B akan bernilai antara 128 hingga 191. Bit ke-3 hingga ke-16 digunakan untuk network ID dan sisanya digunakan untuk host ID. Jangkauan alamat IP untuk kelas B adalah 128.0.xxx.xxx hingga 191.255.xxx.xxx. Jumlah alokasi alamat IP yang dapat ditampung oleh kelas B adalah sebanyak 65.532.

Kelas C
Digunakan untuk banyak jaringan namun jumlah node di masing-masing jaringan relative sedikit. Tiga bit pertama dari alamt IP kelas C selalu bernilai 1, 1, dan 0 sehingga byte pertama dari alamat IP kelas C akan bernilai antara 192 hingga 223. bit ke-4 hingga bit ke-24 digunakan untuk network ID dan sisanya digunakan untuk host ID. Jangkauan alamat ID untuk kelas C adalah 192.0.0.xxx hingga 223.255.255.xxx. Jumlah alokasi alamat IP yang ditampung oleh kelas C adalah sebanyak 254.

Subnet Mask
Kelas A : 255.0.0.0
Kelas B : 255.255.0.0
Kelas C : 255.255.255.0

August 23, 2008

Instalasi QMAIL

Filed under: Linux

Langkah – langkah konfigurasi QMAIL adalah sebagai berikut:
1. Build Qmail
 tar zxvf qmailrocks.tar.gz
 Edit and Run :
/test/qmailrocks/scripts/install/qmr_install_linux-s1.script
 Edit and Run :
/test/qmailrocks/scripts/util/qmail_big_patches.script
 cd /usr/src/qmail/qmail-1.03
 make man && make setup check
 ./config-fast your_fqdn_hostname (ex: ./config-fast mail.mydomain.com)
 make cert
Country Name (2 letter code) [GB]:US
State or Province Name (full name) [Berkshire]:Georgia
Locality Name (eg, city) [Newbury]:Atlanta
Organization Name (eg, company) [My Company Ltd]:qmailrocks.org
Organizational Unit Name (eg, section) []:mail
Common Name (eg, your name or your server’s hostname) []:mail.qmailrocks.org
Email Address []:postmaster@thisdomain.org

2. Build ucspi-tcp
 chown -R vpopmail:qmail /var/qmail/control/clientcert.pem /var/qmail/control/servercert.pem
 cd /usr/src/qmail/ucspi-tcp-0.88/
 patch < /downloads/qmailrocks/patches/ucspi-tcp-0.88.errno.patch
 make && make setup check

3. Build Mdaemontools
 cd /package/admin/daemontools-0.76
 cd /package/admin/daemontools-0.76/src
 patch < /downloads/qmailrocks/patches/daemontools-0.76.errno.patch
 cd /package/admin/daemontools-0.76
 package/install
Check Svscanboot

4. Build Ezmlm
 cd /downloads/qmailrocks/
 tar zxvf ezmlm-0.53-idx-0.41.tar.gz
 cd ezmlm-0.53-idx-0.41
 make && make setup

5. Build Autoresponder
 cd /downloads/qmailrocks
 tar zxvf autorespond-2.0.5.tar.gz
 cd autorespond-2.0.5
 make && make install

6. Build Vpopmail
 cd /downloads/qmailrocks
 tar zxvf vpopmail-5.4.13.tar.gz
 cd vpopmail-5.4.13
 ./configure --enable-logging=p
 make && make install-strip

7. Build Vqadmin
 cd /downloads/qmailrocks
 tar zxvf vqadmin-2.3.6.tar.gz
 cd vqadmin-2.3.6
 ./configure --enable-cgibindir=/path/to/your/cgi-bin --enable-htmldir=/path/to/your/html/directory
 (Example: ./configure --enable-cgibindir=/var/www/cgi-bin --enable-htmldir=/var/www/html )
 make && make install-strip
 Now you will need to add the following to your server's Apache configuration file (usually httpd.conf)


deny from all
Options ExecCGI
AllowOverride AuthConfig
Order deny,allow

In addition, within the Apache master config file you will want to set the “AllowOveride” option to “All”. Example: AllowOverride All
 cd /path/to/your/cgi-bin/vqadmin
 vi .htaccess
AuthType Basic
AuthUserFile /path/to/where/you/want/to/store/the/password/file/.htpasswd
AuthName vQadmin
require valid-user
satisfy any
 chown apache .htaccess (you may need to change the chown to either “nobody”, “apache” or “www” etc., depending on what user your installation of Apache is running as)
 chmod 644 .htaccess
 htpasswd -bc /path/to/where/you/want/to/store/the/password/file/.htpasswd admin admin_password
 chmod 644 /path/to/where/you/want/to/store/the/password/file/.htpasswd
 apachectl stop
 apachectl start
 If all has gone well, you should now be able to browse (in your web browser) to:
http://www.yourdomain.com/cgi-bin/vqadmin/vqadmin.cgi

8. Build Maildrop
 cd /downloads/qmailrocks
 tar zxvf maildrop-1.6.3.tar.gz
 cd maildrop-1.6.3
 ./configure –prefix=/usr/local –exec-prefix=/usr/local –enable-maildrop-uid=root –enable-maildrop-gid=vchkpw –enable-maildirquota
 make && make install-strip && make install-man

9. Build Qmailadmin
 cd /downloads/qmailrocks
 tar zxvf qmailadmin-1.2.9.tar.gz
 cd qmailadmin-1.2.9
 ./configure –enable-cgibindir=/path/to/your/cgi-bin –enable-htmldir=/path/to/your/html/directory
 make && make install-strip

10. Finalizing Qmail
 Edit and Run :
/test/qmailrocks/scripts/finalize/linux/finalize_linux.script
 vi /var/qmail/supervise/qmail-pop3d/run
Find “mail.example.com” and change it to your server’s hostname. For example: mail.mydomain.com
 vi /var/qmail/supervise/qmail-smtpd/run
Find “mail.example.com” and change it to your server’s hostname. For example: mail.mydomain.com
 qmailctl stop
 echo ‘127.:allow,RELAYCLIENT=”"‘ >> /etc/tcp.smtp
 qmailctl cdb
 echo some_address > /var/qmail/alias/.qmail-root
 echo some_address > /var/qmail/alias/.qmail-postmaster
 echo some_address > /var/qmail/alias/.qmail-mailer-daemon
 ln -s /var/qmail/alias/.qmail-root /var/qmail/alias/.qmail-anonymous
 chmod 644 /var/qmail/alias/.qmail*

11. Removing Sendmail
 rpm -qa | grep sendmail
 /etc/rc.d/init.d/sendmail stop (to stop Sendmail)
 rpm -e –nodeps sendmail-x.x.x.x

12. Removing PostFix
 rpm -qa | grep postfix
 /etc/rc.d/init.d/postfix stop
 rpm -e –nodeps postfix-x.x-x
 ln -s /var/qmail/bin/sendmail /usr/lib/sendmail
 ln -s /var/qmail/bin/sendmail /usr/sbin/sendmail

13. Starting Qmail
 Run :
/test/qmailrocks/scripts/util/qmr_inst_check
 qmailctl stop
 qmailctl start
 qmailctl stat
 service/qmail-send: up (pid 29956) 2 seconds
/service/qmail-send/log: up (pid 29960) 2 seconds
/service/qmail-smtpd: up (pid 29963) 2 seconds
/service/qmail-smtpd/log: up (pid 29968) 2 seconds
/service/qmail-pop3d: up (pid 29971) 2 seconds
/service/qmail-pop3d/log: up (pid 29972) 2 seconds
messages in queue: 0
messages in queue but not yet preprocessed: 0

14. Testing Qmail
 Telnet to localhost 110
Trying 192.168.1.10…
Connected to 192.168.1.10.
Escape character is ‘^]’.
+OK <16658.1054485137@yourserver.com>
user postmaster@mydomain.com (enter your username here. remember to use the full e-mail address)
+OK
pass your_password
+OK
quit
+OK
Connection closed by foreign host.

 Telnet to localhost 25
Trying 127.0.0.1…
Connected to localhost.
Escape character is ‘^]’.
220 somewhere.anywhere.com ESMTP
ehlo localhost
250-somewhere.anywhere.com
250-AUTH LOGIN CRAM-MD5 PLAIN
250-AUTH=LOGIN CRAM-MD5 PLAIN
250-STARTTLS
250-PIPELINING
250 8BITMIME
starttls
220 ready for tls
quit
quit
Connection closed by foreign host.
[root@somewhere control]#
 Testing on Microsoft Outlook






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham