Berguru Di Tanah JAVA

October 30, 2008

Topologi Jaringan

Filed under: Jaringan

1. Topologi Mesh
Dimana semua komputer saling terhubung, topologi ini hampir tidak dipakai karena terlalu sulit untuk ditangani

2. Topologi Bus
Topologi ini menggunakan kabel BNC dan pada kedua ujungnya harus diberi terminator. Topologi ini sederhana dan mudah ditangani, namun sekarang sudah banyak ditinggali karena jika satu node rusak maka keseluruhan jaringan akan terputus

3. Topologi Ring
Kabel yang digunakan pada topologi ini adalah jenis BNC, namun system dari jaringan topologi ini hampir sama denga topologi bus, karena sulit untuk dikembangkan maka topologi tersebut telah banyak ditinggalkan

4. Topologi Star
Toologi ini terhubung dengan satu pusat berupa hub atau switch, topologi ini menggunakan kabel RJ45.
Kelebihan :
* Fleksibel
* Pengembangan dan pengelolaan jaringan mudah
* Kerusakan atau perawatan yang dilakukan pada satu node tidak berpengaruh pada node yang lain

Pembagian Alamat IP

Filed under: Jaringan

Kelas Alamat IP

Kelas A
Digunakan untuk sedikit jaringan, namun setiap jaringan dapat memiliki jumlah node yang selalu sangat banyak. Bit pertama dari alamt IP kelas A selalu bernilai 0, bit kedua hingga ke-8 merupakan network ID dan sisanya merupakan host ID. Oleh karena itu bit pertama selalu bernilai 0 maka byte pertama dari alamat IP kelas A akan memiliki jangkauan 0 hingga 127, namun angka 0 tidak boleh dipergunakan untuk network ID dan angka 127 digunakan untuk keperluan loopback. Jadi pada dasarnya jangkauan alamat IP untuk kelas A adalah 1.xxx.xxx.xxx hingga 126.xxx.xxx.xxx. Jumlah alokasi alamat IP yang dapat ditampung kelas A adalah sebanyak 16.777.214

Kelas B
Digunakan untuk jaringan berukuran sedang. Dua bit pertama dari alamat IP kelas B selalu bernilai 1 dan 0 sehingga byte pertama alamat IP kelas B akan bernilai antara 128 hingga 191. Bit ke-3 hingga ke-16 digunakan untuk network ID dan sisanya digunakan untuk host ID. Jangkauan alamat IP untuk kelas B adalah 128.0.xxx.xxx hingga 191.255.xxx.xxx. Jumlah alokasi alamat IP yang dapat ditampung oleh kelas B adalah sebanyak 65.532.

Kelas C
Digunakan untuk banyak jaringan namun jumlah node di masing-masing jaringan relative sedikit. Tiga bit pertama dari alamt IP kelas C selalu bernilai 1, 1, dan 0 sehingga byte pertama dari alamat IP kelas C akan bernilai antara 192 hingga 223. bit ke-4 hingga bit ke-24 digunakan untuk network ID dan sisanya digunakan untuk host ID. Jangkauan alamat ID untuk kelas C adalah 192.0.0.xxx hingga 223.255.255.xxx. Jumlah alokasi alamat IP yang ditampung oleh kelas C adalah sebanyak 254.

Subnet Mask
Kelas A : 255.0.0.0
Kelas B : 255.255.0.0
Kelas C : 255.255.255.0






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Hadley Wickham